Dulu Aku Benci Java

Beberapa tahun saya benci bahasa pemrograman Java. Maklum, saya dibesarkan oleh PHP, dan malas kalo harus berurusan dengan 'ritual' khas java, tipe data, dll.

So, Why I Hate Java?

Beberapa hal yang sering membuat saya 'kesal' ketika programming, yaitu:

pertama, adalah karena instalasi java itu ribet. Banyak 'ritual-ritual' yang harus dilakukan untuk meng-install java. Belum lagi untuk meng-install library-library tambahan yang diperlukan.

kedua, adalah data type (tipe data). Membuat satu fungsi saja untuk mengambil data dari database di java itu tidak semudah di PHP. Ya, karena ada tipe data, kita harus mendefinisikan tipe data setiap variable yang akan digunakan untuk menampung data dari database.

Ketiga, IDE nya berat (Saya biasa pakai Eclipse), dan itu belum seberapa bila dibandingkan dengan Eclipse yang mulai bermunculan error-error yang gak jelas, file tidak bisa disave, dll.... It's extremely annoying!

Tapi sekarang...

Saya yakin semua hal lahir karena sebuah alasan. Begitu juga dengan Java, PHP, dan bahasa-bahasa lainnya.

Java lahir karena ada orang yang masalahnya terselesaikan oleh Java.

PHP lahir karena ada orang yang masalahnya terselesaikan oleh PHP.

... dan begitu juga dengan yang lainnya.

Jadi, kita lebih baik jangan terlalu terpacu pada 1 bahasa pemrograman, karena itu akan membuat kita lambat berkembang atau bahkan tidak berkembang sama sekali.

... kenapa?

Karena, mencintai sesuatu secara berlebihan itu tidak menyehatkan!

Dan itulah yang membuat saya sekarang tidak lagi membenci java (dan bahasa pemrograman yang lain).